“MERDEKARST!!!”

Satu kata yang mewakili suara seluruh masyarakat yang peduli akan keberlangsungan Ekosistem Kawasan Karst.

Suara yang dikumandangkan oleh 70 orang lebih melalui Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Kompleks Tebing Kuta Lingkung, Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat. Upacara pengibaran ini dilaksanakan sebagai bentuk konkret atas rasa syukur dalam mencintai bangsa Indonesia ini. Kegiatan yang diinisiasi oleh masyarakat sekitar, para pelajar dan Mahasiswa Pencinta Alam yang sama sama tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Karst Klapanunggal.

Kompleks Tebing Kuta Lingkung dipilih sebagai lokasi upacara dengan pertimbangan bahwa lokasi tersebut akan dihancurkan, dikeruk dan ditambang. Dimana, nyatanya banyak potensi – potensi yang selama ini banyak menopang kehidupan seluruh makhluk hidup yang berada di sekelilingnya. Maka dari itu kami menilai rencana pertambangan ini sebagai kecerobohan yang mengancam keberlangsungan Ekosistem Karst.

Selama hampir dua bulan, secara mandiri kami melakukan pendataan Gua di Kawasan Karst Klapanunggal khususnya di sekitaran kompleks Tebing Kuta Lingkung. Terdapat 13 Gua yang telah di data dan 3 diantaranya mulai dipetakan. Dari pendataan ini, jelas bahwa terdapat Aliran Sungai Bawah Tanah yang memiliki debit cukup besar. Tidak hanya itu, banyak pula ditemukan Biota yang hidupnya sangat tergantung pada Kawasan Karst ini, biota khas kawasan karst yang boleh jadi di antaranya termasuk hewan yang nyaris punah dan bersifat endemik.

Pendataan ini masih akan terus dilakukan, karena secara nyata kawasan ini masih menyimpan banyak potensi yang menopang keberlangsungan Ekosistem Karst.

Harapan kami untuk para pemilik kebijakan untuk mendengar aspirasi kami untuk kawasan karst di indonesia, kawasan karst merupakan kawasan penyerap air tanah terbesar di indonesia, melindungi kawasan karst berarti melindungi kehidupan generasi muda bangsa indonesia.

MERDEKARST!!!!

#Merdekarst #75TahunIndonesia #SaveKarstKlapanunggal #SaveKutaLingkung

Presented by : Latgab Caving Jabodetabeka dan Jaringan Masyarakat Peduli Karst Klapanunggal