Pemprov Jabar berikan Penghargaan Raksa Prasada kepada Linggih Alam

Penghargaan diberikan dalam rangka memperingati hari Lingkungan Hidup Se Dunia tahun 2014 dan dalam acara Pencanangan Citarum Bersih Sehat dan Lestari ( BESTARI) 2014, Penghargaan tersebut sebagai penghargaan terhadap pelaku lingkungan hidup , kepedulian tentang lingkungan hidup.

Tema yang di angkat pada waktu itu adalah Kawasan konservasi gua yang berada di 2 kecamatan, kecamatan klapa nunggal dan kecamatan citeureup, penerima penghargaan  anggota linggih alam saudara Dadan Anwarudin, penerima penghargaan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pelaksanan kegiatan konservasi gua dan lingkungannya dan ucapan terima kasih disampaikan kepada  Badan Pengurus Harian Linggih Alam, Ketua Umum 2013  Hasan “Jojo Rasudi dan Ketua Umum 2014 Enjang Anwarudin, Para Pendiri Linggih Alam Kang Gilang, Kang Bhontot, Kang loreng, Kang Zatin, Kang Ebot dan Kang Larut yang terus memotivasi dan mensuport kegiatan , Pembina Linggih Alam , Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor dan CSR Indocement Bapak Bambang Yulianto  yang telah membantu proses kegiatan tersebut.

“Penghargaan ini merupakan tantangan berat kedepan untuk terus menjaga kawasan gua dan lingkungannya agar bisa di mamfaatkan oleh masyarakat  dan tetap di lestarikan.”

Gua dan lingkungannya sangat berarti bagi kehidupan manusia

Contoh kecil adalah kelelawar, kelelawar  sebagai indikator baik buruknya perkebunan dan pertanian dikawasan tersebut.
Peranan kelelawar dalam ekosistem dan pada manusia ternyata sangat besar.

Peran kelelawar

Peranan kelelawar dalam ekosistem dan pada manusia ternyata sangat besar, selain menjamin keseimbangan ekosistem juga memberi manfaat penting pada manusia.

Sebagai hewan pemakan segalanya atau omnivora, kelelawar juga memiliki kegunaan sebagai pembasmi hama pertanian.

Kelelawar tak hanya makan buah-buahan, tetapi juga serangga. Salah satu hama yang dapat dibasmi dengan kelelawar adalah hama wereng.
Karena itulah hasil panen padi yang sawahnya berada di sekitar gua tempat tinggal kelelawar lebih baik dari daerah lain.

Tak hanya itu, Kelelawar juga dapat membantu penyerbukan serta penyebaran bibit.
Kelelawar seperti codot dan kalong, meskipun memakan buah dan sering dianggap sebagai hama diperkebunan tetapi sebenarnya mempunyai andil besar pada compositions penyerbukan tumbuhan.

Ada lima puluh dua jenis pohon yang diuntungkan kelelawar untuk compositions penyerbukan maupun penyebaran bibitnya, diantaranya yakni durian, mangga, rambutan duku serta pisang.

Tak hanya buah-buahan, beberapa tumbuhan penghasil kayu dan obat, juga bergantung pada kelelawar di dalam penyebaran bibitnya.